Derby... kesannya serem banget jadi teringat klub-klub Derby Liga italy katakanlah Juventus dan Torino, dari segi supporter pasti berselisih dan kerap terjadi gesek-gesekan walau sama-sama berasal dari kota turin, bahkan mungkin ada yang hidup bersebelahan rumah ( bertetangga ) Itu hal yang kami ( supporter PSIM ) ingin tunjukkan kepada PSIM bahwa loyalitas kami memang tanpa batas ... Mengenai tanggapan kami tentang derby De La Jogja ini... BULLSHIT, banyak yang menentang bahwa pertandingan derby ini harus tanpa supporter tamu.. apa artinya sepakbola jika tidak ada supporter yang menemani.. buat kami Masa Bodo amat Ma peraturan, FuCk off the Rules. Ini bagi kami kesempatan yang bagus dimana kami bisa menemani Laskar Mataram di setiap pertandingannya. Akhirnya perbedaan kami sebagai supporter PSIM dengan supporter derby lainnya muncul juga... semua sudah bisa menjawabnya.... " Kami ada di manapun PSIM berlaga, dengan tegas kami serukan PSIM.. PSIM.. PSIM tanpa rasa canggung, takut, kuatir meski dikandang orang. itu bukti loyalitas kami terhadap PSIM " Singkat kata di manapun pertandingannya ULTRAS dipastikan Hadir dengan membawa kejutan ....
09/03/23
09/02/19
PSIM Tunggu Kesembuhan Eksan
PSIM Yogya menunggu kesembuhan salah satu penyerang andalannya, M Eksan untuk menghadapi tuan rumah Persiba Bantul dalam lanjutan Liga Utama 2008-2009 di Stadion Sultan Agung Bantul, 4 Maret mendatang. Eksan yang sudah absen dalam beberapa pertandingan, hingga kini masih berkutat dengan cedera engkelnya. Dihubungi KR, Kamis (19/2) kemarin, Eksan mengaku engkelnya masih bengkak dan terasa nyeri. Sehingga pemain yang baru bergabung dengan PSIM dalam musim ini, diragukan bisa tampil saat dijamu Persiba. Eksan terkena cedera engkel saat latihan. Selama Eksan absen, Pelatih PSIM Bambang KW memasukkan penyerang yang berbeda-beda dalam setiap pertandingan. Menghadapi Persiba, Bambang belum menentukan pengganti Eksan jika ternyata tetap belum siap dimainkan. Namun di posisi ujung tombak ini, PSIM mempunyai banyak pilihan untuk menentukan pengganti Eksan. Selain sederet penyerang muda, juga ada penyerang berpengalaman, seperti Wawan Sucahyo dan Wahyudiyanto.<
09/02/15
Melawat Ke Surabaya PSIM bawa 16 Pemain
PSIM Yogya membawa 16 pemain dalam lawatan ke Surabaya untuk menghadapi tuan rumah Persebaya di Stadion Gelora 10 November Surabaya, besok sore. Rombongan PSIM bertolak dari Stasiun Tugu Yogya, pagi ini. Pelatih PSIM Bambang KW menyatakan bakal mengandalkan tingginya semangat tanding para pemain untuk meredam kelebihan teknis tuan rumah yang diperkuat pemain berpengalaman. Bambang tak akan mempedulikan lagi foktor non teknis yang kemungkinan bakal menimpa tim asuhannya, seperti dalam pertandingan sebelumnya. ”Yang penting kami menyiapkan tim dengan sebaik mungkin. Apakah nanti disana akan dikerjai lagi, saya tak mempedulikan lagi,” tandasnya. Pemain yang dibawa ke Surabaya, Ony Kurniawan, Marlius, Abdullah Rifai, Jony Sukirto, Yudi Permana, Dwi Wahyudi, Hatri Handaya, Dony Hermawan, Kristiono, Achmad Fais, Bayu Andra, Fajar Listiyantara, FX Herminanto, Wawan Sucahyo, Setyo Adi Prastowo dan Santosa.
09/02/13
PSIM tunduk atas Perseman 2-0
PSIM yang cenderung bertahan, kebobolan menit 78 akibat gol bunuh diri Abdullah Rifai. Perseman memperbesar kemenangan menit terakhir lewat penalti George Oye Depo. Pelatih kiper PSIM Nyoman Arba yang dihubungi menyatakan, sebelum terjadi gol pertama Perseman, sebenarnya pemain lawan dalam posisi offside. Nyoman juga mempertanyakan keputusan wasit yang memberi hukuman penalti, karena Yudi Permana tidak hands ball. Para pemain PSIM sudah kelelahan sebelum bertanding. Setelah sempat tertahan di Sorong, rombongan PSIM baru bisa menuju Manokwari, kemarin siang sekitar pukul 13.30 waktu setempat. Begitu tiba di Bandara Randani Manokwari, sudah dijemput panitia dan langsung menuju stadion. Setelah tiba di stadion dan ganti kaos, pemain hanya punya waktu sekitar 5 sampai 10 menit untuk pemanasan dan langsung bertanding. ”Karena waktunya mepet, bahkan saya tak punya cukup waktu memberi pengarahan pada pemain sebelum bertanding dan harus buru-buru. Kejadian ini luar biasa dan mungkin baru ini tim Liga Utama yang mengalami kejadian seperti ini,” ujar Nyoman. Dengan materi yang sebagian besar pemain pelapis, Nyoman sengaja lebih memperkuat pertahanan dengan memasang Yudi Permana, Abdullah Rifai dan Dwi Wahyudi pada blok pertahanan. Karena cenderung bertahan, maka sepanjang pertandingan, PSIM banyak ditekan. ”Sebenarnya strategi kita sudah berhasil dan sempat membuat penyerang lawan frustrasi. Bahkan pendukung tuan rumah sudah mencemooh timnya dan berbalik mendukung PSIM sebelum akhirnya PSIM kebobolan. Tadinya saya sudah optimis bisa membawa pulang poin,” papar Nyoman
09/02/01
PSIM bersiap-siap jamu Persiku
Sehabis melakukan lawatan ke Sulawesi dalam Kompetisi Liga Utama 2008-2009, PSIM Yogya kini konsentrasi menjamu Persiku Kudus, Selasa (3/2) di Stadion Mandala Krida Yogya. Pelatih PSIM Bambang KW menyatakan, kegagalan dalam tur Sulawesi, tak berpengaruh mental para pemainnya. ”Anak-anak sudah enjoy. Mereka sudah berjuang maksimal di Sulawesi dan sebenarnya permainan tak mengecewakan. Namun memang sulit bisa mengambil poin di sana, di antaranya karena stamina pemain sudah terkuras di perjalanan. Belum lagi faktor lain,” ujarnya kepada KR, kemarin. Rombongan PSIM tiba di Yogya dari Sulawesi, kemarin sore. Donny Hermawan dkk kembali menjalani latihan, Minggu (1/2) pagi di Stadion Mandala Krida Yogya. Masa recovery pemain tim ‘Laskar Mataram’ memang cukup singkat sebelum menjamu Persiku. ”Sehabis tur Sulawesi yang melelahkan, masa recovery sangat terbatas. Namun kami punya stok pemain cukup banyak. Sehingga untuk mengantisipasinya, kami mungkin melakukan rotasi pemain,” ujarnya

